Note: tulisan ini dibuat hari Jum’at, 13 Juli 2007. Hanya saja baru sempat diposting hari ini due to susahnya akses internet di rumah di Jakarta.
Berapa lama waktu yang diperlukan untuk menempuh Bandung-Jakarta menggunakan travel X-Trans? 2 jam? 3 jam? Salah besar! Kemarin saya dan sekitar 7 penumpang yang lain menempuh Bandung-Jakarta selama 6.5 jam!
Jadi begini ceritanya. Seperti biasa, kalau mau pulang ke Jakarta, saya selalu naik X-Trans arah Tomang karena lebih dekat ke rumah di daerah Kebon Jeruk. Singkat cerita, berangkat dah tuh jam 16.30. Sepanjang tol Cipularang sih ga ada masalah. Nah, begitu berbelok masuk ke tol Cikampek, tiba-tiba jalannya mobil terasa ga enak. Akhirnya sang driver inisiatif menghentikan mobil di tempat peristirahatan di Km. 62. Cek sana sini, ternyata masalah di oli. Entah apa spesifiknya. OK lah, ditunggu saja mobil penggantinya, tentunya setelah sang driver menelpon ke pool X-Trans.
1 jam, 2 jam menunggu, koq ya belum datang juga mobil penggantinya. Padahal waktu dikonfirmasi ke pool di Jakarta, dibilangnya mobil sudah dikirim sejak pukul 18.30. FYI, kami mulai ada di rest area 62 sejak pukul 17.45. Kami berpikir 2 jam adalah waktu yang sangat cukup untuk mengirimkan mobil pengganti baik dari Jakarta ataupun Bandung.
Karena sudah kesal menunggu, akhirnya saya mulai telpon ke pool di Bandung dan Jakarta. Dan memang mereka bilang mobil sudah dikirim sejak pukul 18.30 dari pool Blora, Jakarta.
Anyway, akhirnya mobil yang ditunggu tiba juga pukul 21.00. yeah right, nunggu 3.5 jam di rest area. Tapi tunggu dulu, ternyata urusan belum kelar. Yang dikirim ternyata bukan mobil pengganti. Mobil yang datang cuma Panther berisi beberapa montir! Hey! Ini apa?! Masa’ mo nunggu sampe mobil beres diperbaikinin?! Mo nunggu sampe berapa lama lagi?!
Selidik punya selidik, kata montirnya, yang dikirim cuma mereka karena kata pool para penumpangnya dah diangkut. WHAT?! Diangkut sama siapa?! Truk barang?! Jelas-jelas saya sudah menelpon beberapa kali ke pool Bandung dan Jakarta ATAS NAMA PENUMPANG TOMANG PUKUL 16.30 menanyakan mobil pengganti. Apa dari situ mereka ga mikir ya kalau penumpang tu masih terlantar?! Ini koq bisa-bisanya bilang penumpangnya dah diangkut?! Ini dah keterlaluan, saya sebagai penumpang benar-benar ga dianggap sama sekali!
Yang bikin tambah kesal lagi, masing-masing pool tampaknya ga mau tanggung jawab terhadap masalah kami. Telpon ke pool Bandung, mereka bilang, sudah diurus pool Jakarta. Padahal sudah 2 jam kami menunggu. Kalau saja dari pool Bandung emang niat, ga perlu 1 jam pun mobil dari Bandung sudah tiba ke ke tempat kami. Apa mereka ga mikir ya jam segitu lalu lintas dari Jakarta pasti macet luar biasa?! Tapi ya begitu, respon pool Bandung benar-benar seperti lepas tanggung jawab. Bahkan salah seorang penumpang yang mencoba menelpon ke pool Bandung, di tengah pembicaraan, mereka HANG UP!! Sopan banget dah, mantap bener nih, X-Trans!
Ah, emang cape kalau berurusan kayak gini. Dah marah-marah ke mereka tapi tetep aja keselnya ga ilang-ilang. Anyway, mobilnya berhasil diperbaiki para montir, untuk sementara! Karena begitu memasuki rest area 42, mobil kembali mengalami masalah yang sama. Karena sudah sangat lelah, akhirnya disepakati para penumpang segera berangkat menuju Jakarta menggunakan Panther para montir. Bayangkan, 7 penumpang+1 sopir+ barang-barang bawaaan, dijejali dalam 1 mobil Panther! Ya kalau penumpangnya badannya kecil-kecil sih ga masalah. Ini kan ada bapak-bapak bertubuh besar ditambah barang-barang lain. Jelas kami kesulitan.
23.00 akhirnya kami tiba di pool Tomang. Tapi tunggu dulu, urusan ga bisa selesai begini aja. Mesti ada yang tanggung jawab nih. Akhirnya atas inisiatif salah seorang penumpang, kami semua meminta kompensasi atas segala ketidaknyamanan yang kami dapat selama menaiki X-Trans. Kami meminta kompensasi 10 kali harga tiket! Ya salah sendiri manajemen resikonya ancur berantakan seperti itu. Wajar kalau kami minta ganti rugi sedemikian.
Ok, akhirnya pihak manajemen meminta waktu 1 hari untuk dibahas direksi. Harusnya hari ini sebelum pukul 15.00 kami, para penumpang sudah dapat kepastian mengenai kompensasi.
Saat ini, 16.03 WIB. Saya sama sekali belum terima kabar dari manajemen X-Trans. Ada apa lagi ini?! Ga cukup mengecewakan kami sekali saja?! Kalaupun ga bisa kompensasi 10 kali harga tiket ya at least kasih kabar atau gimana gitu sesuai janji. Ini koq malah ga ditelpon.
Benar-benar kami ini ga dianggap sebagai valuable customer. And I though they are the best. Well, they WERE the best, once. Sekarang ga tau dah.


untung waktu zaman interview ga pernah kejadian macam ginian ^_^ fuuhh..
klo ga makin lama aja neeh dapet kerjaan kali ya..
Comment by Jea — July 18, 2007 @ 6:20 pm
Asik… makan2 Li… gw tunggu di kos ya!!!
Comment by Freddy — July 19, 2007 @ 7:47 pm
@Jea: klo pas mo interview kejadian kayak gini, kayaknya minta kompensasinya 10 kali ga cukup deh :p
@Freddy: makan2 apaan? lha wong dapet kompensasinya voucher gratis. makan tuh voucher! haha…
Comment by Uli — July 22, 2007 @ 11:10 pm
Sadis banget pengalamannya dg xtrans.rest area itu rest area tempat mobil xtrans berhenti atau bukan? mobil xtrans lain yang lewat situ kok nggak mau mampir ambilin penumpang yang stranded karena mogok?
Comment by grumpywanderer — December 14, 2007 @ 10:14 pm
@grumpywanderer: rest area tu tempat istirahat di jalan tol. karena adanya di kilometer 42, jadinya disebut rest area 42.
Comment by Uli — December 26, 2007 @ 5:38 pm
wah, ternyata banyak jg ya yang komplain masalah pelayanan xtrans. saya baru baca kejadian tahun 2007 ini. tapi kemarin baru aja terjadi kecelakaan xtrans di km 123 menuju bandung (pemberangkatan dari blora). dan penumpang di telantarkan di jalan, sampai akhirnya ada mobil (pribadi) yang lewat menawarkan diri untuk memberikan tumpangan. konyolnya lagi, dari pihak xtrans tidak ada permohonan maaf. kecuali, atas nama pribadi sopirnya.
baca link nya : http://mywolly.multiply.com/journal/item/42/kecelakaanXtranskm123-jakartablora-bandungJl.Sastra?repliesread=11
Comment by bulz — March 29, 2009 @ 10:43 pm