“Indomie adalah merek mi instan yang paling terkenal di Indonesia - saking terkenalnya hingga orang Indonesia memanggil mi instan dengan sebutan "indomie" walaupun yang dikonsumsi tidak bermerek Indomie.”
Bukan, tulisan ini bukan dibuat untuk membandingkan Indonesia dengan Indomie. Lagipula apanya yang mau dibandingin? Jelas-jelas Indonesia dan Indomie jauh beda ![]()
Sekedar ingin tau saja sebenarnya. Bagaimana anda melafalkan kata “Indonesia” pada paragraf pertama di atas. Apakah anda termasuk yang melafalkan “Indonesia” dengan “endonesia” atau bahkan “endonesa”?
Sekarang coba bandingkan dengan pelafalan kata “Indomie”. Saya yakin sebagian besar dari kita akan melafalkannya sesuai dengan kata aslinya: indomi. Jarang sekali saya menemukan ada yang melafalkan kata “Indomie” dengan “endomi”. Begitupun halnya dengan kata-kata yang memiliki awalan “indo-“ yang lain.
Kalau mau contoh lebih real, coba anda perhatikan ketika anda atau rekan anda sedang berbicara. Coba lihat bagaimana mereka melafalkan kata-kata yang memiliki awalan “indo-“.
Kenapa bisa terjadi perbedaan pelafalan? Padahal Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang pelafalan kata-katanya sesuai dengan yang tertulis. Ga seperti bahasa inggris yang antara tulisan dengan pelafalan bisa berbeda. Apalagi dengan bahasa perancis, jauh banget
Jadi teringat dengan guru ekonomi waktu saya duduk di kelas 2 SMA. Sewaktu menjelaskan pelajaran, beliau melafalkan “endonesa” dengan sangat jelas, sampai-sampai seluruh kelas tertawa mendengarnya. Langsung saja beliau berujar, “Saya kan bukan guru bahasa endonesa, wajar kalau salah”.


ada2 aja….
tp bener jg yah….
Comment by awal gantenxt — January 9, 2007 @ 10:40 pm