Amazing LifeDecember 19, 2006 9:05 am

 

This is my favorite spot in campus. Yup, tempat ini lazim disebut Lapangan Sipil karena letaknya tepat di depat gedung Departemen Teknik Sipil. What makes me like it is its view. Hamparan rumput-rumput yang hijau dengan pepohonan yang tinggi besar di sebelah selatan dan barat. Ditingkahi dengan burung-burung kecil dengan paruhnya yang berwarna-warni, entah nama burungnya apa. Suasananya benar-benar bisa bikin refresh. Apalagi kalau di pagi hari, seperti biasa saya lewati setiap jam 8 pagi. Ah… nikmatnya, jadi bisa sedikit melegakan pikiran setelah sebelumnya melihat dan membaca berita di koran dan televisi yang kurang mengenakkan.

Waktu pertama kali masuk ke kampus ini, lapangan ini belum hijau seperti sekarang. Dulu masih berupa tanah merah yang penuh batu, debu dan pasir. Rumputnya hanya sedikit. Tempat favorit untuk ospek karena tekstur tanahnya yang keras. Tapi sejak pembaruan lahan parkir di sekitar wilayah ini, lapangan ini pun mengalami perubahan yang hasil akhirnya seperti yang disebutkan di atas.

Meskipun sempat tercemar oleh populasi burung koak yang menggila setahun yang lalu, tapi tempat ini selalu jadi tempat favorit saya. Tempat untuk refreshing dalam perjalanan dari kos ke kampus ataupun sebaliknya. So refreshing. Thank you, God.

Well, can’t just relax all day. Must continue my journey of life Smiling

Amazing Life, R U Kiddin' Me? 8:41 am

Pagi-pagi ngliat berita di TV kenapa beritanya ga ada yang enak ya?

  • Keributan setelah Yahya Zaini diperiksa polisi. Entah kenapa tiba-tiba wartawan yang mencoba meliput tampak marah-marah.
  • Sidang interpelasi Nurmahmudi Ismail yang diwarnai kericuhan di luar persidangan. Sampai ada pukul-pukulan pula. Sudah gitu ada yang sempat-sempatnya masuk ke gedung persidangan. Untung saja kericuhan ga berlanjut lebih jauh.
  • Proses eksekusi lahan sengketa, di Semarang kalau tidak salah. Ini pun diwarnai kericuhan. Tiba-tiba saja sudah ada banyak orang yang berjaga-jaga di lahan sengketa. Mereka ini siapa? Ada kepentingan apa? Tidak jelas.

Itu baru dari TV. Lanjut baca koran, kebetulan berlangganan Koran Tempo di kos. Yang paling menyesakkan berita tentang perjanjian kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan Microsoft tentang pembelian lisensi produk Microsoft yang angkanya lebih dari Rp. 300 Miliar. Bukannya pemerintah sedang menggalakkan IGOS (Indonesia Goes Open Source) ya? Kenapa sekarang jadi kerjasama dengan Microsoft? Aneh.

Sampai kampus. Buka detikcom. Beritanya pun sama-sama miris, tentang gempa dan longsor di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara yang memakan korban 4 orang meninggal dan ribuan mengungsi.

Ah, cape juga setiap hari berhadapan dengan berita-berita yang kurang enak. Tapi mau bagaimana lagi, itulah realita kehidupan. Fiuh…