Saat ini computer yang saya gunakan adalah notebook merek Compaq Presario Tipe M2215AP. Umurnya saat ini telah mencapai 1.5 tahun. Dibeli ketika pameran Indocomtech di JCC pertengahan tahun 2005. Berikut ini spesifikasinya:

  • Intel Celeron M Processor 360M2215AP
  • Intel 915GM chipset
  • 256MB DDR
  • 40GB HDD
  • DVD combo drive
  • 15" TFT
  • 64MB Intel Extreme Graphic 2 (shared)
  • 6-in-1 Digital Media reader

 

Cukup murah untuk ukuran harga notebook pada waktu itu, hanya Rp. 7.500.000,00. Tentu saja jangan dibandingkan dengan harga notebook saat ini. Kalau sekarang dengan harga segitu sudah bisa dapat notebook dengan prosesor centrino, atau bahkan sudah dual core?

Performanya sampai dengan saat ini terbilang lumayan. Kalau hanya sekedar untuk mengetik,  mendengarkan musik, atau main game masih cukup lah. Tapi lain lagi ceritanya kalau sudah harus berurusan dengan program pengolah gambar. Untungnya sampai dengan saat ini pekerjaan yang saya lakukan lebih banyak berkutat dengan mengetik, jadi masih cukup lah :D

Di usianya yang sudah mencapai 1.5 tahun, notebook ini sudah mengalami degradasi secara fisik, terutama baterai yang digunakan. Saat ini baterainya bisa dibilang tidak bisa digunakan karena hanya kuat untuk 5-10 menit. Jadi terpaksa selalu menggunakan power langsung tanpa baterai. Kalau ini mungkin karena saya yang tidak bisa merawat baterai notebook. Memang bagian yang paling sulit dipertahankan ya baterai itu. Selalu saja ada masalah.

Bahkan sebulan terakhir ini kalau notebook digunakan dengan baterai + power terpasang, malah tidak mau menyala. Entah apa yang salah. Sempat terpikir untuk membeli baterai yang baru, tetapi apa daya, dompet tidak mampu. Butuh paling tidak 1juta untuk membeli yang baru. Untungnya saya bukan orang yang terlalu mobile jadi baterai belum terlalu masalah, meski memang lebih nyaman ada baterai yang bekerja dengan baik.

Hal lain dari notebook ini yang cukup mengganggu adalah masalah kompatibilitas dengan software. Tentang ini akan dijelaskan lebih spesifik nanti. Mudah-mudahan ada waktu untuk menulisnya.

Trus, kenapa tidak ganti saja dengan yang lebih bagus kalau ternyata bermasalah? Ah, andai saja uang saya banyak tentunya sudah diganti entah sejak kapan. Tapi untuk saat ini terima saja lah keadaan. Sekalian hitung-hitung menabung untuk keperluan lain. Menikah misalnya :D